Literasi digital semakin dipandang sebagai keterampilan dasar. Siswa tidak cukup hanya bisa menggunakan perangkat, mereka juga perlu memahami cara menilai informasi, menjaga privasi, dan berkomunikasi secara bertanggung jawab di ruang digital.

Materi literasi digital dapat masuk ke berbagai pelajaran. Dalam bahasa, siswa belajar mengevaluasi sumber. Dalam ilmu sosial, mereka membahas dampak informasi terhadap masyarakat. Dalam teknologi, mereka mengenal keamanan akun dan jejak digital.

Guru membutuhkan dukungan

Agar literasi digital berjalan efektif, guru membutuhkan materi, pelatihan, dan kebijakan sekolah yang jelas. Pendekatan yang terlalu teknis dapat membuat siswa kehilangan konteks, sementara pendekatan yang terlalu umum sulit diterapkan.

Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan komunitas menjadi penting karena penggunaan internet juga terjadi di luar ruang kelas.